"Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir."
Kisah kami berawal dari SMA Negeri 1 Driyorejo.
Saat itu aku duduk di kelas 12, dan dia baru masuk sebagai siswa kelas 10.
Kami sempat bertemu di ekstrakurikuler Paskibra,
walau waktu itu hanya sebatas teman satu barisan, bukan sepasang kekasih.
Setelah lulus, kami hilang kontak.
Waktu berlalu, dan kehidupan berjalan masing-masing.
Hingga takdir mempertemukan kami kembali di tempat yang tak terduga: Juanda.
Aku menjalani pendidikan militer di sana,
dan ternyata ayahnya juga sedang berdinas di tempat yang sama.
Saat penutupan pendidikan, kami bertemu kembali, berbincang,
dan dari situ hubungan yang sempat hilang kembali terhubung.
Dia bilang ingin menjadi tentara wanita,
dan sejak itu aku mulai mendekat lebih serius.
Awal tahun 2021, kami resmi menjalin hubungan.
Hubungan kami bukan tanpa tantangan,
tapi dari situ kami belajar arti kesabaran, kepercayaan, dan ketulusan.
Agustus 2023, kami mempertemukan dua keluarga dalam acara tunangan.
Lalu di Desember 2024, kami melangkah lebih dekat lewat lamaran resmi,
dengan restu dan doa dari keluarga besar.
Kini, kami siap memasuki babak baru.
Dengan cinta yang makin kuat dan hati yang mantap,
kami akan melangkah ke pelaminan di bulan September 2025.